Puisi sore menjelang malam

Hentikanlah ocehanmu yang setinggi langit
Akan perbuatan besar yang telah kaubuat
Yang seiring waktu ternyata tiada bekas apalagi tampaknya

Ketakutankah yang membuatmu tak bisa berhenti berkoar?
Akan ketidakpedulian sesama terhadapmu jika kau tak hebat
Perlukah kau merasa seperti itu hai kawan?
Tak tentramkah jiwamu tanpa pujian manusia?

Diamlah dan lihatnya
Semut kecil yang ada di sana
Yang bakal mati dengan sekali injak,
Tak lebih besar daripada yang lain
Namun dia tetap tak berhenti bekerja
Karena menerima bahwa dia seperti itu adanya
Dan di bumi ini untuk itulah dia

~ by oliviawijaya on February 12, 2009.

One Response to “Puisi sore menjelang malam”

  1. mantap tu puisi

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Connecting to %s

 
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.